KEPALA BIDANG LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN

"MERENCANAKAN OPERASIONAL, MENGENDALIKAN DAN MENGEVALUASI KEGIATAN LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN MELIPUTI KESELAMATAN LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN, PELAKSANAAN TEKNIS LALU LINTAS ANGKUTAN JALAN, SERTA PENGENDALIAN OPERASIONAL DENGAN MEMPERHATIKAN KETERPADUAN ANTAR MODA TRANSPORTASI BERDASARKAN KETENTUAN DAN PROSEDUR YANG BERLAKU UNTUK EFISIENSI DAN EFEKTIFITAS TRANSPORTASI JALAN."

URAIAN TUGAS :

  1. Merencanakan langkah-langkah operasional kegiatan Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan berdasarkan rencana kerja dinas dan kegiatan tahun sebelumnya serta sumber data yang ada agar tersedia perencanaan yang partisipatif dan akomodatif;
  2. Membagi tugas, memberi petunjuk dan memeriksa hasil kerja bawahan agar tercapai efektifitas pelaksanaan tugas;
  3. Menghimpun data potensi kendaraan wajib uji dan wajib ijin serta kecelakaan lalu lintas berdasarkan data masukan dari kabupaten/kota untuk bahan pembinaan;
  4. Meneliti peta jaringan jalan dan lokasi pelabuhan dan bandara dengan cara survei dan koordinasi untuk keterpaduan antar moda transportasi;
  5. Menyusun dan menetapkan rencana umum jaringan transportasi jalan provinsi dan lokasi terminal penumpang tipe B serta jaringan trayek antar kota dalam provinsi dan lintas angkutan barang untuk tercapainya keseimbangan antara permintaan dan penawaran jasa angkutan;
  6. Memberi ijin trayek dan ijin operasi antar kota dalam provinsi serta ijin lintas angkutan barang untuk kelancaran angkutan orang dan barang;
  7. Menyusun dan menetapkan tarif penumpang kelas ekonomi antar kota dalam provinsi berdasarkan ketentuan yang berlaku untuk transparansi pelayanan;
  8. Menentukan lokasi, pengadaan, pemasangan, pemeliharaan dan penghapusan rambu lalu lintas, marka, pagar pengaman, alat pemberi isyarat lalu lintas, jembatan timbang serta fasilitas pendukung di jalan provinsi untuk informasi bagi pemakai jalan;
  9. Menyusun dan menetapkan penyelenggaraan pencegahan dan upaya penanggulangan kecelakaan lalu lintas di jalan provinsi untuk keselamatan transportasi jalan;
  10. Menyelenggarakan pemeriksaan kendaraan bermotor di jalan sesuai kewenangan dalam rangka pemenuhan persyaratan teknis dan laik jalan;
  11. Melaksanakan pembinaan disiplin terhadap bawahan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku agar terciptanya PNS yang handal, profesional dan bermoral;
  12. Melakukan koordinasi tugas dengan instansi dan pihak terkait agar terjalin kerjasama yang baik;
  13. Menyampaikan laporan bulanan dan tahunan Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan serta hasil pelaksanaan tugas kedinasan lainnya berdasarkan sumber data dan kegiatan yang telah dilakukan untuk dipergunakan sebagai bahan masukan atasan;
  14. Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan baik secara lisan maupun tertulis sesuai tugas dan fungsinya untuk kelancaran pelaksanaan tugas.

KEPALA SEKSI KESELAMATAN LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN

"MERENCANAKAN DAN MELAKSANAKAN KEGIATAN KESELAMATAN LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN MELALUI PEMANTAUAN DAN ANALISIS TERHADAP KEADAAN DAN DAMPAK LINGKUNGAN, PROGRAM PENANGGULANGAN KECELAKAAN SERTA BIMBINGAN DAN PENGAWASAN TEKNIS STANDAR LAIK JALAN SARANA ANGKUTAN BERDASARKAN KETENTUAN DAN PROSEDUR YANG BERLAKU UNTUK MEWUJUDKAN KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN."

URAIAN TUGAS :

  1. Menyusun rencana kegiatan Seksi Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan berdasarkan langkah-langkah operasional bidang dan hasil evaluasi tahun sebelumnya serta sumber data yang ada untuk menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas;
  2. Membagi tugas, memberi petunjuk dan memeriksa hasil kerja bawahan agar tercapai efektifitas pelaksanaan tugas;
  3. Melaksanakan kegiatan pemantauan dan analisis dampak lingkungan lintas kabupaten/kota melalui survey untuk penanganan dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh lalu lintas;
  4. Melaksanakan program penanggulangan terhadap kecelakaan lalu lintas melalui kegiatan Unit Penelitian Kecelakaan Lalu Lintas (UPK) untuk menekan angka kecelakaan dan meningkatkan keselamatan transportasi jalan;
  5. Melakukan bimbingan dan pengawasan teknis standar laik jalan sarana angkutan lintas kabupaten/kota melalui pembinaan pengujian kendaraan bermotor untuk keseragaman standar teknis laik jalan kendaraan bermotor;
  6. Melaksanakan pembinaan disiplin terhadap bawahan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku agar terciptanya PNS yang handal, profesional dan bermoral;
  7. Melakukan konsultasi pelaksanaan kegiatan dengan instansi dan pihak terkait untuk mendapatkan masukan dalam rangka kelancaran pelaksanaan tugas;
  8. Membuat laporan bulanan dan tahunan Seksi Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan serta laporan tugas kedinasan lainnya berdasarkan sumber data dan kegiatan yang telah dilakukan untuk dipergunakan sebagai bahan masukan atasan;
  9. Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan baik secara lisan maupun tertulis sesuai tugas dan fungsinya untuk kelancaran pelaksanaan tugas.

KEPALA SEKSI LALU LINTAS ANGKUTAN JALAN

"MERENCANAKAN DAN MELAKSANAKAN KEGIATAN LALU LINTAS ANGKUTAN JALAN MELALUI INVENTARISASI DAN EVALUASI TINGKAT PELAYANAN LALU LINTAS, PENETAPAN JARINGAN TRANSPORTASI JALAN PROVINSI, SURVEY KONDISI JALAN PROVINSI, SURVEY KEBUTUHAN FASILITAS DAN KESELAMATAN JALAN PROVINSI, PEMBERIAN IZIN DAN BIMBINGAN SERTA PENGAWASAN ANGKUTAN ANTAR KOTA DALAM PROVINSI SERTA LINTAS ANGKUTAN BARANG DAN PENETAPAN TARIF DASAR ANGKUTAN BERDASARKAN KETENTUAN DAN PROSEDUR YANG BERLAKU UNTUK PENINGKATAN KINERJA PELAYANAN LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN."

URAIAN TUGAS :

  1. Menyusun rencana kegiatan Seksi Lalu Lintas Angkutan Jalan berdasarkan langkah-langkah operasional bidang dan hasil evaluasi tahun sebelumnya serta sumber data yang ada untuk menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas;
  2. Membagi tugas, memberi petunjuk dan memeriksa hasil kerja bawahan agar tercapai efektifitas pelaksanaan tugas;
  3. Menghimpun data ruas jalan provinsi melalui koordinasi dengan BAPPEDA dan Dinas Pekerjaan Umum melalui survey untuk usulan penetapan kelas, fungsi dan status jalan;
  4. Melaksanakan evaluasi pelayanan lalu lintas antar kota dan ruas jalan provinsi melalui survey untuk penetapan tingkat pelayanan jalan;
  5. Mengusulkan penetapan jaringan transportasi jalan provinsi melalui survey untuk pengklasifikasian jaringan transportasi jalan;
  6. Melaksanakan survey kondisi jalan provinsi melalui pengamatan kendaraan bergerak untuk mengetahui tingkatan kualitas jalan;
  7. Melaksanakan survey kebutuhan fasilitas dan keselamatan lalu lintas jalan ruas jalan provinsi melalui analisa titik untuk penentuan jumlah dan lokasi fasilitas keselamatan lalu lintas jalan;
  8. Melaksanakan kegiatan pemberian izin trayek, izin operasi angkutan orang antar kota dan izin lintas angkutan barang melalui survey untuk penentuan jumlah kebutuhan armada;
  9. Melaksanakan bimbingan dan pengawasan angkutan antar kota dalam provinsi dan lintas angkutan barang melalui sosialisasi dan seminar untuk meningkatkan kwalitas pelayanan transportasi jalan;
  10. Menyiapkan bahan penetapan tarif dasar angkutan melalui analisa harga pokok angkutan untuk menentukan besarnya tarif per penumpang kilometer;
  11. Melaksanakan pembinaan disiplin terhadap bawahan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku agar terciptanya PNS yang handal, profesional dan bermoral;
  12. Melakukan konsultasi pelaksanaan kegiatan dengan instansi dan pihak terkait untuk mendapatkan masukan dalam rangka kelancaran pelaksanaan tugas;
  13. Membuat laporan bulanan dan tahunan Seksi Lalu Lintas Angkutan Jalan serta laporan tugas kedinasan lainnya berdasarkan sumber data dan kegiatan yang telah dilakukan untuk dipergunakan sebagai bahan masukan atasan;
  14. Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan baik secara lisan maupun tertulis sesuai tugas dan fungsinya untuk kelancaran pelaksanaan tugas.

KEPALA SEKSI PENGENDALIAN OPERASIONAL

"MERENCANAKAN DAN MELAKSANAKAN KEGIATAN PENGENDALIAN OPERASIONAL MELALUI PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA OPERASIONAL, PERENCANAAN DAN PELAKSANAAN OPERASI PENERTIBAN LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN BERDASARKAN KETENTUAN DAN PROSEDUR YANG BERLAKU UNTUK MENINGKATKAN KETERTIBAN DAN KELANCARAN LALU LINTAS ANGKUTAN JALAN."

URAIAN TUGAS :

  1. Menyusun rencana kegiatan Seksi Pengendalian Operasional berdasarkan langkah-langkah operasional bidang dan hasil evaluasi tahun sebelumnya serta sumber data yang ada untuk menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas;
  2. Membagi tugas, memberi petunjuk dan memeriksa hasil kerja bawahan agar tercapai efektifitas pelaksanaan tugas;
  3. Menyiapkan bahan pedoman dan petunjuk teknis pola lalu lintas penumpang, barang dan kendaraan lintas kabupaten/kota melalui survey untuk meningkatkan kelancaran dan ketertiban lalu lintas;
  4. Melaksanakan pembinaan disiplin terhadap bawahan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku agar terciptanya PNS yang handal, profesional dan bermoral;
  5. Melakukan konsultasi pelaksanaan kegiatan dengan instansi dan pihak terkait untuk mendapatkan masukan dalam rangka kelancaran pelaksanaan tugas;
  6. Membuat laporan bulanan dan tahunan Seksi Pengendalian Operasional serta laporan tugas kedinasan lainnya berdasarkan sumber data dan kegiatan yang telah dilakukan untuk dipergunakan sebagai bahan masukan atasan;
  7. Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh atasan baik secara lisan maupun tertulis sesuai tugas dan fungsinya untuk kelancaran pelaksanaan tugas.

Sumber : Dinas Perhubungan Provinsi Nusa Tenggara Timur

Go to top