Dalam kurun waktu Tahun 2009 – 2015 (6 tahun) terjadi penambahan 5 (Lima) unit Kapal Baru, untuk pelayanan angkutan perintis Penyebrangan di Provinsi NTT yaitu KMP. Ile Boleng (2009), KMP. Sirung (2013), KMP. Ranaka (2013). KMP. Inerie II (2014) dan Tahun 2015 ada tambahan 1 (satu) unit kapal penyebrangan bertonage 750 GT, sudah dilakukan peresmian dan beroperasi sejak Bulan Desember 2015 yaitu KMP. Lebalekan melayani lintasan pelayanan : Kupang – Hansisi - Ndao. Saat ini Provinsi Nusa Tenggara Timur memiliki 15 (lima belas) armada angkutan penyebrangan, dengan rincian : Ada 3 unit Kapal Perintis Penyebrangan yang dikelola oleh BUMD : PT. Flobamor Kupang yaitu : KMP. Pulau Sabu, KMP. Ile Boleng dan KMP Sirung. Sedangkan yang dikelola/ milik PT.ASDP Indonesia Ferry Cabang Kupang, ada 10 (sepuluh) unit Kapal, yaitu : KMP. Ile Mandiri, KMP.Rokatenda, , KMP.Namparnos, KMP.Balibo, KMP.Ile Ape, KMP.Uma Kalada, KMP. Inerie II, KMP. Ranaka, KMP. Ile Labalekang. Ada 3 (tiga) Kapal ASDP Sape yang melayani NTT-NTB: KMP.Marina, KMP. Cakalang dan KMP.Cengke Afo serta ada 2 (dua) kapal cepat milik swasta yaitu KMP.Marine Primera (Kupang – Sabu), Bahari Ekspres (Kupang – Rote Ndao). Kapal-kapal ini melayani wilayah/daerah antar Kabupaten/Kota di NTT dengan lintasan pelayanannya masing-masing. Berdasarkan Kemenhub Republik Indonesi, dan Peraturan Gubernur tentang penetapan lintasan di Provinsi NTT ada 47 (empat puluh tujuh) lintasan penyebrangan yang terdiri dari : Lintasan Penyebrangan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) ada 37 Lintasan, Lintasan Antar Provinsi ada 10 lintasan yaitu : Sape – Labuan Bajo, Sape – Waikelo, Teluk Gurita – Kiser, Teluk Gurita – Ilwaki dan Teluk Gurita – Wonneli (Kewenangan Menteri Perhubungan) Bupati/Walikota), dengan rincian Lintasan Komersil 8 (delapan) lintasan dan ada 39 (tiga puluh sembilan) Lintasan Perintis Penyebrangan.

Jumlah Sarana Angkutan dan Lintasan Yang Dilayani Tahun 2015

No Nama Kapal Tahun Pembuatan Tipe GRT Kapasitas (Org & Kendaraan) Pengelola Lintasan Yang Dilayani
1. KMP. UMAKALADA 1997 Ro-Ro 496 400 Org dan 22 unit PT.ASDP Kupang - Larantuka
2. KMP. ROKATENDA 1997 Ro-Ro 496 400 Org dan 22 unit PT.ASDP Kupang - Rote
3. KMP.BALIBO 1995 Ro-Ro 540 360 Org dan 18 unit PT.ASDP Aimere - Waingapu
4. KMP.ILE MANDIRI 1991 Ro-Ro 500 400 Org dan 22 unit PT.ASDP Kupang – Waingapu, Kupang – Ende, Waingapu - Seba
5. KMP.ILE APE 1995 Ro-Ro 634 400 Org dan 22 unit PT.ASDP Kupang – Seba, Ende - Waingapu
6. KMP. MARINA
1992 Ro-Ro 530 400 Org dan 21 unit PT.ASDP Sape - Labuan Bajo
7. KMP.NAMPARNOS 1993 Ro-Ro 167 55 Org dan 12 unit PT.ASDP Larantuka – Kalabahi, Baranusa-Balauring, Baranusa – Kalabahi dan Lewoleba -Waiwerang
8. KMP.RANAKA 2012 Ro-Ro 1029 244 Org dan 21 unit PT.ASDP Kupang - Ende
9. KMP. INERIE II 2012 Ro-Ro 1031 196 Org dan 25 unit PT.ASDP Kupang - Aimere
10. KMP.PULAU SABU 2004 Ro-Ro 1604 244 Org dan 21 unit PT.FLOBAMOR Kupang – Kalabahi-Teluk Gurita – Ilwaki-Kiser
11. KMP. ILE BOLENG 2009 Ro-Ro 693 244 Org dan 17 unit PT.FLOBAMOR Kupang – Lewoleba-Deri/Adonara
12. KMP. SIRUNG 2009 Ro-Ro 1029 244 Org dan 21 unit PT.FLOBAMOR Kupang - Ende
13. KMP. CAKALANG 2004 Ro-Ro 500 298 Org dan 22 unit PT. ASDP Sape - Waekelo
14. KMP. CENGKI AFO 1992 Ro-Ro 549 330 Org dan 14 unit PT. ASDP Sape – Labuan Bajo
15. KMP. ILE LABALEKAN 2014 Ro-Ro 895 215 Org dan 25 unit PT.ASDP Kupang – Hansisi – Ndao

Berdasarkan Kemenhub Republik Indonesi, dan Peraturan Gubernur tentang penetapan lintasan di Provinsi NTT ada 53 (Lima Puluh Tiga) lintasan penyebrangan yang terdiri dari : Lintasan Penyebrangan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) ada 31 Lintasan, Lintasan Antar Provinsi ada 8 lintasan yaitu : Sape – Labuan Bajo, Sape – Waikelo, Sape – Waingapu, Sape – Pulau Komodo, Marapokot - Pamatata, Teluk Gurita – Kiser, Atapupu/Teluk Gurita – Wonreli, dan Teluk Gurita – Ilwaki (Kewenangan Menteri Perhubungan) dan ada 14 lintasan yang melayani antar daerah dalam wilayah kabupaten/kota. Dari 53 (lima puluh tiga) lintasan tersebut yang sudah dilayani oleh Kapal Motor Penyeberangan ada 31 lintasan (2 lintasan dilayani akhir tahun 2015 : Kupang – Hansisi dan Hansisi – Ndao. Dilayani oleh KMP. Ile Lebalekan.

Di Provinsi NTT ada 45 (empat puluh lima) lintasan yang ditetapkan dengan jenis lintasan pelayanan perintis (membutuhkan subsidi dari Pemerintah melalui dana APBN untuk melayani lintasan tersebut bagi pemenuhan kebutuhan masyarakat dan aksesibilitas) dan ada 8 (delapan) lintasan yang ditetapkan sebagai lintasan komersil.

Pada tahun 2014 berdasarkan Keputusan Gubernur Nusa Tenggara Timur Nomor : 194/KEP/HK/2014 ada penambahan 8 (delapan) lintasan pelayanan baru, yaitu Kupang – Adonara, Adonara – Waijarang, Solor – Adonara, Solor – Larantuka, Kupang – Solor, Ende – Sabu, Pantai Baru – Ndao dan Lintasan Aimere – Waikelo.
Dengan rincian Lintasan Komersil 8 (delapan) lintasan dan Lintasan Perintis Penyebrangan ada 45 lintasan. 

Data Lintasan Penyeberangan di Provinsi  Nusa Tenggara Timur Tahun 2015

NO

LINTASAN

JARAK

JENIS LINTASAN

SK LINTASAN

DILAYANI/

BELUM DILAYANI

A. LINTASAN YANG MELAYANI ANTAR KABUPATEN/KOTA DALAM WILAYAH PROVINSI 
1 KUPANG - ROTE 40 MIL KOMERSIL KM. 64 Tahun 1989 DILAYANI
2 KUPANG - LARANTUKA 120 MIL KOMERSIL KM. 64 Tahun 1989 DILAYANI
3 KUPANG – SEBA (P.SABU) 115 MIL KOMERSIL KM. 64 Tahun 1989 DILAYANI
4 KUPANG – WAINGAPU 220 MIL KOMERSIL KM. 66 Tahun 2000 DILAYANI
5 KUPANG - AIMERE 189 MIL KOMERSIL KM. 82 Tahun 1998 DILAYANI
6 KUPANG – KALABAHI 137 MIL KOMERSIL KM. 64 Tahun 1989 DILAYANI
7 KUPANG - LEWOLEBA 112 MIL PERINTIS KM. 1 Tahun 2001 DILAYANI
8 KUPANG - WAIKELO 280 MIL PERINTIS   DILAYANI
9 AIMERE - WAINGAPU 100 MIL PERINTIS KM. 25 Tahun 1991 DILAYANI
10 KALABAHI – TELUK GURITA 64 MIL PERINTIS KM. 1 Tahun 2001 DILAYANI
11 KUPANG - ENDE 150 MIL PERINTIS KM. 49 Tahun 1994 DILAYANI
12 KALABAHI – BALAURING 62 MIL PERINTIS KM. 1 Tahun 2001 DILAYANI
13 WAIWERANG – LEWOLEBA 18 MIL PERINTIS KM. 64 Tahun 1989 DILAYANI
14 BALAURING - BARANUSA 26 MIL PERINTIS KM. 49 Tahun 1994 DILAYANI
15 LARANTUKA - LEWOLEBA 32 MIL PERINTIS KM. 64 Tahun 1989 DILAYANI
16 WAINGAPU - SABU 120 MIL PERINTIS KM. 33 Tahun 1995 DILAYANI
17 ENDE - WAINGAPU 100 MIL PERINTIS KM. 49 Tahun 1994 DILAYANI
18 BARANUSA - LEWOLEBA 61 MIL PERINTIS   DILAYANI
19 KALABAHI - LEWOLEBA 90 MIL PERINTIS   DILAYANI
20 LARANTUKA - KALABAHI 120 MIL PERINTIS KM. 64 Tahun 1989 DILAYANI
21 LARANTUKA - WAIWERANG   PERINTIS KM. 64 Tahun 1989 DILAYANI
22 ATAPUPU (TLK GURITA) – KALABAHI 64 MIL PERINTIS KM. 25 Tahun 1991 BELUM
23 BALAURING – KABIR   PERINTIS KM. 25 Tahun 1991 BELUM
24 HANSISI – PANTAI BARU   PERINTIS KM. 13 Tahun 1997 BELUM
25 ENDE – AIMERE   PERINTIS KM. 13 Tahun 1997 BELUM
26 LABUHAN BAJO – WAIKELO   PERINTIS KM. 64 Tahun 1989 DILAYANI
27 KUPANG - ADONARA 130 MIL PERINTIS KPTS GUB NO : 194/KEP/HK/2014 BELUM
28 ADONARA - WAIJARANG 5 MIL PERINTIS KPTS GUB NO : 194/KEP/HK/2014 BELUM
29 KUPANG - SOLOR 121 MIL PERINTIS KPTS GUB NO : 194/KEP/HK/2014 BELUM
30 ENDE - SABU 103 MIL PERINTIS KPTS GUB NO : 194/KEP/HK/2014 BELUM
31 AIMERE - WAIKELO 112 MIL PERINTIS KPTS GUB NO : 194/KEP/HK/2014 BELUM
B. LINTASAN YANG MELAYANI ANTAR DAERAH/WILAYAH DALAM KABUPATEN/KOTA
1 KALABAHI – MARITAING   PERINTIS KM. 82 Tahun 1998 BELUM
2 KUPANG – SULAMU   PERINTIS KM. 82 Tahun 1998 BELUM
3 SABU – RAIJUA   PERINTIS KM. 66 Tahun 2000 BELUM
4 BARANUSA – KALABAHI   PERINTIS KM. 49 Tahun 1994 BELUM
5 KUPANG – NAIKLIU   PERINTIS KM. 49 Tahun 1994 BELUM
6 KABIR – KALABAHI   PERINTIS KM. 25 Tahun 1991 BELUM
7 KUPANG - HANSISI 4 MIL PERINTIS KM. 13 Tahun 1997 DILAYANI 2015
8 KALABAHI - BAKALANG   PERINTIS KM. 13 Tahun 1997 BELUM
9 BAKALANG – BARANUSA   PERINTIS KM. 13 Tahun 1997 BELUM
10 BALAURING – LEWOLEBA   PERINTIS KM. 13 Tahun 1997 BELUM
11 LABUHAN BAJO – P. KOMODO   PERINTIS KM. 64 Tahun 1989 DILAYANI
12 PANTAI BARU – NDAO 37 MIL PERINTIS KPTS GUB NO : 194/KEP/HK/2014 BELUM
13 SOLOR - ADONARA 21 MIL PERINTIS KPTS GUB NO : 194/KEP/HK/2014 BELUM
14 SOLOR – LARANTUKA 10 MIL PERINTIS KPTS GUB NO : 194/KEP/HK/2014 BELUM
           
C.

LINTASAN YANG MELAYANI ANTAR PROVINSI

1 WAIKELO - SAPE 70 MIL KOMERSIL KM. 30 Tahun 1998 DILAYANI
2 LABUHAN BAJO - SAPE 75 MIL KOMERSIL KM. 64 Tahun 1989 DILAYANI
3 TELUK GURITA - KISAR 115 MIL PERINTIS KM 38 Tahun 2005 DILAYANI
4 SAPE – P. KOMODO   PERINTIS KM. 64 Tahun 1989 DILAYANI
5 MARAPOKOT – PAMATATA   PERINTIS KM. 82 Tahun 1998 DILAYANI
6 ATAPUPU – WONRELI   PERINTIS KM. 66 Tahun 2000 BELUM
7 TELUK GURITA – ILWAKI   PERINTIS KM. 1 Tahun 2001 DILAYANI
8 SAPE – WAINGAPU   PERINTIS KM. 1 Tahun 1997 BELUM

Sumber : Dinas Perhubungan Provinsi Nusa Tenggara Timu

Go to top