Berdasarkan Peraturan Menteri perhubungan Nomor : PM. 69 Tahun 2013 tentang Tatanan Kebandarudaraan Nasional hirarki bandar udara terdiri dari : bandar udara pengumpul (hub) dan bandar udara pengumpan (spoke). Bandar udara pengumpul merupakan bandar udara yang mempunyai cakupan pelayanan yang luas dari berbagai bandar udara yang melayani penumpang atau kargo dalam jumlah besar dan mempengaruhi perkembangan ekonomi secara nasional atau berbagai provinsi yang dibedakan menjadi 3 (tiga), yaitu :

  1. Bandar udara pengumpul dengan skala primer, yaitu bandar udara sebagai salah satu prasarana penunjang pelayanan Pusat Kegiatan Nasional (PKN) yang melayani penumpang dalam jumlah lebih besar atau sama dengan 5.000.000 (lima juta) orang per tahun.
  2. Bandar udara pengumpul dengan skala sekunder, yaitu bandar udara sebagai salah satu prasarana penunjang pelayanan Pusat Kegiatan Nasional (PKN) yang melayani penumpang dalam jumlah lebih besar dari atau sama dengan 1.000.000 (satu juta) dan lebih kecil dari 5.000.000 (lima juta) orang per tahun (≥ 1.000.000 < 5.000.000).
  3. Bandar udara pengumpul dengan skala tersier, yaitu bandar udara sebagai salah satu prasarana penunjang pelayanan Pusat Kegiatan Nasional (PKN) dan Pusat Kegiatan Wilayah (PKW) terdekat yang melayani penumpang dalam jumlah lebih besar dari atau sama dengan 500.000 (lima ratus ribu) dan lebih kecil dari 1.000.000 (satu juta) orang per tahun (≥ 500.000 < 1.000.000).

Sedangkan Bandar udara pengumpan (spoke) merupakan bandar udara yang mempunyai cakupan pelayanan dan mempengaruhi perkembangan ekonomi lokal, penunjang dari bandar udara pengumpul serta merupakan salah satu prasarana penunjang pelayanan kegiatan lokal.

Provinsi Nusa Tenggara Timur saat ini memiliki 14 buah Bandar Udara yang terdiri dari 1 (satu) Bandara Internasional yaitu Bandar Udara El Tari Kupang dengan skala pelayanan yaitu pengumpul skala sekunder dengan klasifikasi 4D dan 13 (tiga belas) Bandar Udara Domistik dengan skala pelayanan yaitu pengumpan (spoke) yaitu Bandar Udara Frans Seda-Maumere (klasifikasi 4C), Umbu Mehang Kunda – Waingapu (klasifikasi 3C), Komodo-Labuan Bajo (klasifikasi 3C), H. Hasan Aroeboesman-Ende (klasifikasi 3C), Frans Sales Lega-Ruteng (klasifikasi 3C), Tambolaka – Waikabubak (klasifikasi 4C), Gewayantana-Larantuka (klasifikasi 2C), A.A. Bere Tallo-Atambua (klasifikasi 3B), Mali-Kalabahi (klasifikasi 3C), D.C. Saudale – Rote Ndao (klasifikasi 2C), Tardamu-Sabu (klasifikasi 2B), Soa-Bajawa (klasifikasi 3B) dan Wunopito-Lewoleba (klasifikasi 2C). Saat ini sedang dilakukan pembangunan Bandar Udara Kabir-Pantar (Kab. Alor) tahap I Tahun 2014 dan akan dilakukan lanjutan pembangunan tahap II pada tahun 2015.

Sarana transportasi maskapai penerbangan yang melayani rute penerbangan dalam dan luar wilayah NTT ada 8 (delapan), yaitu Garuda Air Line (Boeing 737 Seri 400, Bombardir CRJ 1000, ATR 72 Seri 500), Lion Air Line (Boeing 900 ER), Batik Air (Boeing 900 ER), Wings Air (ATR 72), Sriwijaya Air Line (Boeing 737 Seri 300), Trans Nusa (Bae 146 dan Fokker 50 Seri 200), NAM Air, Kalstar dan Susi Air Cesna Caravan. Selain rute penerbangan komersil juga dilayani rute penerbangan perintis udara untuk melayani/menghubungkan daerah/wilayah yang tertinggal/terpencil dengan dengan daerah maju. Rute penerbangan perintis di Provinsi NTT pada tahun 2014, yaitu : Kupang – Rote, Kupang – Sabu, Sabu – Ende, Kupang – Atambua, Atambua – Kiser dan Atambua – Alor.

MASKAPAI & RUTE PENERBANGAN YANG MELAYANI WILAYAH NTT (DALAM & LUAR) TAHUN 2015

NO LINTASAN AIRLINES FREKUENSI  JUMLAH SEAT JENIS PENERBANGAN

1

KUPANG-ROTE

SUSI AIR TIDAK TERJADWAL 12 PERINTIS/KOMERSIAL
WINGS AIR 3 X SEMINGGU 72 KOMERSIAL
TRANS NUSA TIDAK TERJADWAL 50 TIDAK TERJADWAL
2 KUPANG-SABU SUSI AIR 14 X SEMINGGU 12 PERINTIS KOMERSIAL
3 KUPANG-WAINGAPU NAM AIR 3 X SEMINGGU 120 KOMERSIL
WINGS AIR 4 X SEMINGGU 72 KOMERSIL
4 KUPANG-TAMBOLAKA GARUDA 7 X SEMINGGU 100 KOMERSIL

5

KUPANG-LABUAN BAJO

GARUDA 7 X SEMINGGU 94 KOMERSIL
WINGS 14 X SEMINGGU 72 KOMERSIL
TRANS NUSA TIDAK TERJADWAL 50 TIDAK TERJADWAL
6 KUPANG-MANGGARAI TRANS NUSA 7 X SEMINGGU 50 BERJADWAL
7 KUPANG-BAJAWA TRANS NUSA 7 X SEMINGGU 50 KOMERSIL
WINGS AIR 4 X SEMINGGU 72 KOMERSIL

8

KUPANG-ENDE

TRANS NUSA 7 X SEMINGGU 50 KOMERSIL
GARUDA 7 X SEMINGGU 94 KOMERSIL
WINGS AIR 7 X SEMINGGU 72 KOMERSIL
KALSTAR 4 X SEMINGGU 100 KOMERSIL

9

KUPANG-MAUMERE

WINGS AIR 7 X SEMINGGU 72 KOMERSIL
TRANS NUSA TIDAK TERJADWAL 94 KOMERSIL
NAMSTAR 3 X SEMINGGU 120 KOMERSIL
KALSTAR 3 X SEMINGGU 100 KOMERSIL
10 KUPANG-LARANTUKA SUSI AIR 7 X SEMINGGU 12 KOMERSIL
WINGS AIR 4 X SEMINGGU 72 KOMERSIL
TRANSNUSA 7 X SEMINGGU 50 BERJADWAL
11 KUPANG-LEWOLEBA TRANS NUSA 7 X SEMINGGU 50 BERJADWAL
SUSI AIR 11 X SEMINGGU 12 KOMERSIL
12 KUPANG-ALOR TRANS NUSA 11 X SEMINGGU 50 KOMERSIL
WINGS AIR 3 X SEMINGGU 72 KOMERSIL
13 KUPANG-ATAMBUA SUSI AIR 7 X SEMINGGU 12 PERINTIS/KOMERSIL
WINGS AIR 3 X SEMINGGU 72 KOMERSIL

Sumber : Dinas Perhubungan Provinsi Nusa Tenggara Timur

Go to top